Tinju Dunia Episode 7 “Turnamen Tinju Part1"
Firhan tak bisa berkata apa-apa ketika tahu kalau Joez sekarang akan menjadi pelatihnya. Tiba-tiba dia gemetaran dan suaranya jadi gagap saat bicara karena bisa bertemu lagi dengan idolanya. Kemudian setelah berbincang-bincang sebentar dengan Joez, kemudian mereka pun pergi ke GYM Tinju. Setibanya di GYM Tinju merekapun disambut oleh teman-teman Joez, dua diantaranya adalah Soni dan Gung Jack yang juga merupakan petinju profesional.
Kemudian sebelum melakukan latihan, Joez menjelaskan tentang aturan-aturan di ring tinju, latihan yang yang perlu dilakukan, dan makanan-makanan sehat. Mendengar semua itu, Firhan sempat merasa ragu. Firhan pun berkata...
“Hmm... rasanya aku nggak bisa melakukan semua ini deh Kak, rasanya latihan-latihan ini terlalu berat untukku” Kata Firhan dengan ragu-ragu.
“Ah, kamu jangan khawatir, soalnya kamu sekarang akan didampingi 3 petinju profesional di sisimu. Dan juga, mulai sekarang kamu panggil aku “pelatih” saja” Balas Joez.
“B-Baik kak... Eh maksudku... Baik Pelatih” Jawab Firhan dengan rasa hormat.
Kemudian latihan Firhan pun dimulai, latihan yang dilakukan Firhan bisa dibilang sangat berat karena latihannya meliputi:
1. 1. Lari keliling kampung dengan menggenggam batu bata
2. 2. Push Up sambil tepuk tangan
3. 3. Sit Up 50 kali
4. 4. Push Up satu tangan
5. 5. Dan memukul daging sapi berkali-kali
Awalnya Firhan merasa amat kelelahan dan hampir pingsan ketika menyelesaikan latihan tersebut di hari pertama. Namun, setelah berhari-hari latihan, kini Firhan sudah terbiasa dengan latihan-latihan berat yang diberikan oleh Joez dan teman-temannya. Tak lupa pula Joez juga sering memberi minuman protein agar Firhan jadi semakin kuat.
Diceritakan, setelah latihan Firhan terasa cukup, Joez pun merasa kalau Firhan sudah siap untuk tampil di ring dalam turnamen tinju Kampung Nelayan. Namun sebelum pergi ke tempat turnamen, Firhan menyempatkan dirinya untuk mampir ke rumah sakit untuk menjenguk ibunya. Setibanya di kamar tempat ibunya dirawat, Firhan pun berkata...
“Buk, sekarang aku sudah jadi atlet tinju dan sekarang aku akan ikut turnamen tinju agar mendapat hadiah uang untuk membiayai operasi ibu. Aku tahu sekarang ibu tidak bisa mendengarku, tapi aku akan berjuang dengan sekuat tenaga untuk memenangkan kejuaraan ini. Oke, segitu saja yang inginku sampaikan. Ibu bertahan ya”
Setelah selesai menjenguk ibunya, Firhan tak lupa mencium kening ibunya sebelum pergi ke pertandingan. Kemudian, setelah semuanya dirasa sudah cukup, Firhan dan timnya pergi ke tempat pertandingan untuk bertanding diatas ring.
Bersambung...
Komentar
Posting Komentar