Tinju Dunia Episode 3

Tinju Dunia Episode 3 “Menjadi Kuat”

 


Beberapa hari telah berlalu sejak Firhan datang ke GYM tinju. Kehidupannya pun kembali dengan normal dan di sekolah dia pun mulai rajin mengambil ekstrakurikuler yang berhubungan dengan olahraga. Namun, suatu hari hal yang mengubah reputasinya di sekolah pun terjadi. Pada saat itu Firhan dan temannya Eva sedang mengobrol di kantin, dan kemudian merekapun sontak ketika mendengar suara keributan dari luar.


“Huh? Suara apa itu? Sepertinya ada yang berkelahi” Kata Eva.


“Eva, sepertinya kamu benar. Dan sepertinya aku tahu siapa pelakunya, aku rasa aku akan memberi pelajaran pada orang itu” Balas Firhan.


Eva kaget ketika melihat kepribadian temannya tiba-tiba berubah setelah dia kembali dari GYM tinju. Eva pun merasa takut jika Firhan mencoba merelai perkelahian yang terjadi di sekolah, karena Eva masih menganggap kalau Firhan adalah anak pecundang yang kurang percaya diri. Dia juga takut kalau nanti Firhan malah babak belur karena sudah berani ikut campur dalam perkelahian. Eva pun berkata...


“Kamu yakin mau menghentikan perkelahian itu? Nanti kalau kamu terluka bagaimana?” Kata Eva dengan khawatir.


“Ah kamu tenang saja, aku bisa mengatasi ini kok. Kalau kamu tidak percaya, sebaiknya ikut aku aja biar kamu bisa jadi saksi” Jawab Firhan dengan percaya diri.


Eva pun semakin heran dengan tingkah Firhan yang telah berubah 180 derajat, namun kemudian ia pun terpaksa untuk ikut bersama Firhan untuk melihatnya menghentikan perkelahian di sekolahnya. Kemudian mereka pun tiba di tempat perkelahian dan ucapan Firhan pun benar, ternyata pelaku perkelahian itu tak lain adalah Budi si perundung terbesar di sekolahnya. Pada saat itu Budi sedang menindas seorang gadis kutu buku bernama Siska karena Budi merasa tersinggung setelah Siska menolak untuk memberikan uang jajannya. Melihat Budi yang merundung orang lemah, Firhan pun marah dan akhirnya menyuruh Budi untuk menghentikan tabiat buruknya itu.


“Hei Budi! Hentikan semua kegilaan ini! Kamu sudah terlalu sering merundung anak-anak di sekolah ini. Sebaiknya kamu hentikan sifat buruknya itu atau akan kuberi kamu pelajaran yang setimpal” Kata Firhan dengan tegas.


Melihat Firhan yang mencoba mengancamnya membuat Budi tertawa dan dia pun meledek Firhan. Namun, Firhan malah berbalik meledek Budi dengan mengatakan kalau dia memiliki sifat banci karena cuma berani dengan anak-anak lemah. Mendengar ledekan Firhan, Budi pun marah besar dan akhirnya berlari kearah Firhan untuk menghajarnya dan mempermalukannya di depan banyak orang. Tahu kalau Budi akan menghajarnya, Firhan pun memasang kuda-kuda yang telah ia pelajari dari CD pemberian Joez. Kemudian pertarungan pun terjadi, Budi mencoba memukul Firhan berkali-kali namun tak berhasil karena setiap pukulannya bisa ditangkis oleh Firhan. Dan tak lama kemudian, sebuah hal yang sama pun terjadi. Saat Budi lengah, Firhan meninju wajah Budi dengan gerakan uppercut, gerakan yang sama yang digunakan oleh Joez untuk melumpuhkan Budi. Budi pun tersungkur dan kejadian pun tiba-tiba hening. Namun, tak lama kemudian...


“T-Tak bisa dipercaya! D-Dia mengalahkan Budi!” Teriak salah satu murid.


Kemudian kata yang sama diucapkan oleh murid-murid yang menjadi saksi mata kejadian tersebut. Bahkan mereka yang awalnya menertawai Firhan kini berbalik bersorak kepada Firhan, karena Firhan sudah memberi pelajaran kepada Budi.


Epilog: Semenjak kejadian yang terjadi di sekolahnya, kini Firhan mendapat banyak teman dan menjadi murid populer di sekolahnya. Namun, dia tetap bersikap rendah hati dan tidak sombong. Hal sebaliknya terjadi dengan Budi, beredar kabar kalau kekalahannya membuat dia malu dan kemudian dia pun memutuskan untuk pindah sekolah ke kota dan meninggalkan Kampung Nelayan.


Bersambung...

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tinju Dunia Episode 4 “Tragedi”

Tinju Dunia Episode 6 “Awal Baru”