Tinju Dunia Episode 6 “Awal Baru”
Sudah hampir 1 minggu sejak peristiwa pemukulan yang dialami oleh Juragan Kailolo. Dan jika bukan karena Firhan, mungkin Juragan Kailolo sudah jadi almarhum. Semenjak saat itu kehidupan Firhan pun kembali seperti biasa. Namun, pada suatu pagi yang cerah dia mendapat telepon dari seorang kawan lama.
“Halo, siapa ini?”
“Hei Firhan ini aku Eva, begini... aku hanya ingin berterima kasih padamu karena sudah menolong papaku. Aku tidak tahu akan bagaimana jadinya jika kamu tidak ada disana saat papaku dikeroyok preman”
“Ah, itu bukan apa-apa kok. Aku hanya melakukan tugasku, lagipula itu sudah menjadi kewajibanku untuk menolong orang yang mengalami musibah. Ngomong-ngomong kenapa kamu menelponku? Apa ada hal yang perlu disampaikan?
“Ada sih... Jadi begini, aku saat ini masih ada di kota dan belum bisa pulang sekarang. Namun, aku mendengar kalau papa menggajimu dibawah standar jadi aku menelpon papaku sambil marah-marah kepadanya, sekaligus aku juga menyuruh dia menaikkan gajimu”
“Astaga, kenapa kamu melakukan itu? Apa kamu tidak takut dengannya?”
“Ah itu biasa saja soalnya dia tidak sanggup melihat anak semata wayangnya tak bahagia dan ada berita yang lebih baik juga lho”
“Oh ya? Apa itu?”
“Dia bilang dia akan menaikkan gajimu sampai dua kali lipat karena dia merasa berhutang kepadamu setelah kamu menyelamatkannya dari preman itu. Ya... setidaknya sekarang dia menjadi orang yang lebih baik. Oke itu saja yang ingin kusampaikan saat ini, sampai jumpa nanti saat libur sekolah selesai!”
“Oke, sampai nanti”
Setelah berbincang sebentar lewat telepon dengan Eva, Firhan pun merasa sangat senang karena saat ini dia bisa mengumpulkan uang lebih cepat untuk membiayai operasi ibunya. Kemudian setelah semua kesenangan itu, Firhan pun bersiap-siap untuk pergi bekerja seperti biasa.
Setibanya di tempat kerja, Firhan merasa keheranan karena ada banyak sekali orang yang datang ke pelabuhan. Firhan juga sempat mendengar beberapa orang yang berbisik tentang bagaimana Firhan menyelamatkan Juragan Kailolo dari preman. Beberapa saat kemudian, ketika sedang asyik bekerja, tiba-tiba Firhan disuruh menghadap Juragan Kailolo di kantornya. Tanpa basa-basi, Firhan pun pergi menuju kantor Juragan Kailolo.
Kemudian ketika berada di kantor Juragan Kailolo, Firhan pun merasa semakin heran ketika melihat Juragan Kailolo hanya senyum-senyum di mejanya. Lalu, karena tak tahan lagi, Firhan pun menanyai Juragan Kailolo.
“Maaf pak, ini sedang ada apa ya? Kok tiba-tiba pelabuhan jadi ramai dan saya juga mendengar kalau banyak yang berbisik tentang saya. Apa bapak bisa menjelaskan ini?”
“Hehe... Ternyata kamu belum tahu ya Fir? Jadi begini, semenjak kamu menghajar preman-preman sialan itu, kamu sekarang terkenal karena kemampuan bela dirimu. Dan sekarang, mumpung di kampung ini sedang diselenggarakan turnamen tinju dalam rangka HUT Kampung Nelayan, maka oleh karena itu aku mendaftarkanmu ke turnamen tinju di kampung ini”
“Apa? Yang benar saja? Bapak yakin?”
“Tentu saja, dan kamu tidak usah khawatir dengan biaya, pelatih, dan seragamnya karena aku sudah menyiapkan semuanya”
“Memangnya pelatih saya siapa pak?”
“Hehe... Bagus kamu bertanya seperti itu”
Setelah berkata seperti itu, Juragan Kailolo lalu menyuruh pelatih Firhan keluar. Firhan pun seketika kaget bercampur senang karena ternyata orang yang menjadi pelatihnya adalah Agus Wira alias Joez yang tak lain dan tak bukan adalah orang yang menyelamatnya dari Budi dan teman-teman perundungnya. Dan demikian pelatihan tinju Firhan pun dimulai.
Bersambung...
Catatan: Ini adalah kelanjutan dari cerpen “Tinju Dunia (Part 1)” yang diupload di cerpenmu
Komentar
Posting Komentar